Laboratorium Seismologi & Dinamika Kerak Bumi
Laboratorium Seismologi dan Dinamika Kerak Bumi merupakan laboratorium yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang seismologi dan dinamika kerak bumi. Fokus utama laboratorium ini adalah kajian mengenai penjalaran gelombang seismik yang dihasilkan oleh gempa bumi serta karakteristik struktur bawah permukaan bumi.
Topik penelitian yang dikembangkan meliputi analisis penjalaran gelombang seismik, penentuan magnitudo gempa bumi, relokasi hiposenter gempa, analisis gerakan tanah (ground motion), serta studi mekanisme sumber gempa bumi. Selain itu, laboratorium ini juga menerapkan berbagai metode geofisika, seperti mikrotremor, tomografi seismik, dan analisis atenuasi, untuk mengidentifikasi kondisi bawah permukaan dan karakteristik seismik suatu wilayah.
Hasil penelitian laboratorium dimanfaatkan sebagai dasar dalam pemetaan daerah rawan gempa dan mikrozonasi seismik yang berperan penting dalam upaya mitigasi bencana serta perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih aman. Berbagai kegiatan penelitian telah dilaksanakan di sejumlah wilayah di Indonesia sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pengurangan risiko bencana.

Laboratorium Geofisika Reservoir dan Modeling
Laboratorium Geofisika Reservoir dan Modeling merupakan laboratorium yang berfokus pada penerapan metode geofisika untuk karakterisasi reservoir, baik reservoir panas bumi (geothermal) maupun reservoir minyak dan gas bumi. Selain itu, laboratorium ini mengembangkan berbagai pendekatan pemodelan geofisika untuk menggambarkan kondisi dan struktur bawah permukaan bumi.
Kegiatan penelitian meliputi akuisisi, pengolahan, interpretasi data, serta pemodelan menggunakan berbagai metode geofisika, seperti gravitasi (gravity), magnetik, magnetotelurik (MT), Very Low Frequency (VLF), geolistrik, dan seismik. Laboratorium ini mendukung pengembangan penelitian di bidang eksplorasi sumber daya alam, energi, serta pemodelan geologi bawah permukaan.

Laboratorium Geofisika Ekplorasi dan Near Surface
Laboratorium Geofisika Eksplorasi dan Near Surface merupakan fasilitas penunjang kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan di bidang geofisika eksplorasi serta investigasi bawah permukaan dangkal.
Laboratorium ini mendukung berbagai penelitian menggunakan metode geofisika, seperti metode elektromagnetik, magnetik, gravitasi (gravity), seismik, resistivitas, dan metode geofisika lainnya. Berbagai metode tersebut dimanfaatkan untuk eksplorasi sumber daya alam, investigasi geoteknik, studi lingkungan, mitigasi bencana, serta pemetaan kondisi bawah permukaan.

Fasilitas dan Alat Laboratorium
Komputer
Alat Ukur GPS – Kompas
Kegunaannya
Pemetaan pembacaan koordinat, struktur geologi, serta sebagai alat penunjang dalam metode geofisika lainnya
Alat Ukur Resistivitas – ARES Resistivity System
Kegunaannya
Eksplorasi/pengembangan cebakan mineral, Investigasi situs rekayasa/lingkungan, Investigasi hidrogeologi, Deteksi rongga bawah permukaan, Pemetaan lindi dan gumpalan kontaminan, Lokasi dan definisi benda logam yang terkubur, Arkeogeofisika, Biogeofisika.
Alat Ukur Resistivitas – SuperSting R8 ResistivityIP System
Kegunaannya
Eksplorasi/pengembangan cebakan mineral, Investigasi situs rekayasa/lingkungan, Investigasi hidrogeologi, Deteksi rongga bawah permukaan, Pemetaan lindi dan gumpalan kontaminan, Lokasi dan definisi benda logam yang terkubur, Arkeogeofisika, Biogeofisika.
Gravitimeter : Scintrex cg-5 autograv
Eksplorasi hidrokarbon (batubara, gas, minyak), Studi Geologi Regional (seluas ±100 km 2), Eksplorasi/pengembangan cebakan mineral, Investigasi situs rekayasa/lingkungan, Investigasi hidrogeologi, Deteksi rongga bawah permukaan, Arkeogeofisika.
Alat Ukur Resistivitas – GPR
Kegunaannya
Investigasi situs rekayasa/lingkungan, Investigasi hidrogeologi, Deteksi rongga bawah permukaan, Pemetaan lindi dan gumpalan kontaminan, Lokasi dan definisi benda logam yang terkubur, Arkeogeofisika, Geofisika Forensik.
Alat Ukur Magnetik
Kegunaannya
Eksplorasi hidrokarbon (batubara, gas, minyak), Studi Geologi Regional (seluas ±100 km 2), Eksplorasi/pengembangan cebakan mineral, Investigasi situs rekayasa/lingkungan, Lokasi dan definisi benda logam yang terkubur, Arkeogeofisika
Alat Ukur Seismik Refraksi
Kegunaannya
Eksplorasi hidrokarbon (batubara, gas, minyak), Studi Geologi Regional (seluas 100-an km2), Investigasi situs rekayasa/lingkungan, Investigasi hidrogeologi, Deteksi rongga bawah permukaan